Buku ini sangat bermanfaat dalam menyusun pembuatan skripsi. kamu bisa download buku ii di link dibawah ini:
http://www.4shared.com/office/3HlfmIrHce/Jack_Fraenkel_Norman_Wallen_He.html
Welcome to My Blog (Didi Suryadi's Blog)
Dalam blog ini kalian bisa belajar Bahasa Inggris dan bisa saling berbagi ilmu pengetahuan.
Minggu, 09 Februari 2014
Buat kalian yang membutuhkan latihan-latihan pelajaran Bahasa Inggris. Kalian bisa download link di bawah ini :
http://www.4shared.com/office/46F9gKkd/LKS_BAHASA_INGGRIS_KELAS_X_SEM.html
http://www.4shared.com/office/46F9gKkd/LKS_BAHASA_INGGRIS_KELAS_X_SEM.html
Rabu, 23 Oktober 2013
CONJUNCTION
(Kata Sambung) adalah kata yang
digunakan untuk menghubungkan kata-kata, ungkapan atau kalimat dan sebagainya.
Kata Sambung yang paling umum digunakan dalam Bahasa Inggris adalah
"and", "or" dan "but".
Contoh:
Contoh:
- Jamie, Adam and Lee
arranged to meet by The Bull at 7 o'clock.
(Conjunction "and" menghubungkan "Jamie", "Adam" + "Lee") - It is a small but
practical kitchen.
(Conjunction "but" menghubungkan "small" + "practical") - The manager or his
secretary will notify you when the report is ready.
(Conjunction "or" menghubungkan "manager" + "secretary")
PEMBAGIAN CONJUNCTION
Konjunction terbagi menjadi 2 kelompok utama yaitu:
1. COORDINATING CONJUNCTION
Yaitu menghubungkan kalimat-kalimat yang sederajat. Artinya kalimat yang satu tidak membutuhkan kalimat yang lainnya dan andaikan kalimat itu berdiri sendiri pun, tanpa adanya conjunction, maka makna kalimat tersebut sudah dapat dipahami dengan baik.
Conjunction jenis ini terbagi lagi menjadi:
a. Cumulative (Menunjukkan Penambahan)
Conjunction yang sering dipakai pada golongan ini adalah and, both...and, also, as well as, no less than, not only...but also, dsb
Contoh:
Konjunction terbagi menjadi 2 kelompok utama yaitu:
1. COORDINATING CONJUNCTION
Yaitu menghubungkan kalimat-kalimat yang sederajat. Artinya kalimat yang satu tidak membutuhkan kalimat yang lainnya dan andaikan kalimat itu berdiri sendiri pun, tanpa adanya conjunction, maka makna kalimat tersebut sudah dapat dipahami dengan baik.
Conjunction jenis ini terbagi lagi menjadi:
a. Cumulative (Menunjukkan Penambahan)
Conjunction yang sering dipakai pada golongan ini adalah and, both...and, also, as well as, no less than, not only...but also, dsb
Contoh:
- You and I will go to Bali
tomorrow
(kalimat aslinya adalah "you will go to Bali tomorrow" dan " I will go to Bali tomorrow". Maka kalimat seperti ini dapat digabungkan seperti contoh tersebut) - He is both an actor and a director
- He is clever and you are also
- He as well as you is
guilty
(be yang dipakai adalah "is" bukan "are". Silahkan pelajari kembali mengenai hal ini pada topik "Concordance/Agreement") - He no less than you will be punished.
- Mr. Anderson is not only accused, but also convicted.
b. Alternative (Menunjukkan Pilihan)
Conjunction yang dipakai pada jenis ini adalah either...or, neither...nor, or, else, otherwise
Contoh:
Conjunction yang dipakai pada jenis ini adalah either...or, neither...nor, or, else, otherwise
Contoh:
- You can eat either the red
apple or the green one.
(Kamu boleh memakan salah satu apel yang berwarna merah ataupun yang berwarna hijau) - You can eat neither the
red apple nor the green one.
(Kamu tidak boleh memakan apel yang berwarna merah ataupun yang berwarna hijau. Kalimat ini sama dengan " You can't eat both the red apple and the green one.") - You or William is right.
c. Adversative (Menunjukkan Pertentangan)
Conjunction yang sering dipakai adalah but, still, yet, nevertheless, however, whereas, while
Contoh:
Conjunction yang sering dipakai adalah but, still, yet, nevertheless, however, whereas, while
Contoh:
- Mrs. Henry is generous but her husband isn't.
- She is very wealthy still she isn't contented.
- He is very clever, nevertheless he often makes mistakes.
- I'd like to go; however, I haven't got time.
d. Illative (Menunjukkan Kesimpulan)
Conjunction yang dipakai adalah therefore, so, so then, then, for
Contoh:
Conjunction yang dipakai adalah therefore, so, so then, then, for
Contoh:
- My sister was ill, therefore, she couldn't go to school yesterday
- It's time to go; so, let's start
- If you make mistake, then you must admit it.
- It is going to rain; for the barometer is falling
2. SUBORDINATING CONJUNCTION
Yaitu kata sambung yang menghubungkan antara anak kalimat dan induk kalimat. Artinya jika kita tidak menggunakan kata sambung, maka salah satu kalimat tidak dapat dimengerti maksudnya apabila ia berdiri sendiri.
Conjunction jenis ini terbagi lagi menjadi:
a. Apposition (Keterangan Tambahan)
Yaitu kata sambung yang menghubungkan antara anak kalimat dan induk kalimat. Artinya jika kita tidak menggunakan kata sambung, maka salah satu kalimat tidak dapat dimengerti maksudnya apabila ia berdiri sendiri.
Conjunction jenis ini terbagi lagi menjadi:
a. Apposition (Keterangan Tambahan)
- He said that he could pick me up
- Sean promised that he would tell me the truth
b. Cause and Effect (Hubungan Sebab Akibat)
- He could not pass the exam because he was lazy
- I will succeed to pass the exam since I have studied hard
c. Impact (Pengaruh atau Akibat)
- This coffee is too hot that I cannot drink it
- He ran too fast that he made himself exhausted
d. Purpose (Maksud dan Tujuan)
- I bought a lot of books that I can prepare myself to pass the exam
- You have to study hard in order that you can pass the exam
e. Condition (Syarat)
- You will pass the exam if you study hard
- I will come to your house provided that I am well enough
f. Concession (Pernyataan Mengalah)
- He kept working hard even though he was very tired
- She will probably fail however much she may try
g. Comparison (Perbandingan)
- Mr. William is as tall as Mr. Robert
- You are more beautiful than my girlfriend
h. Manner (Taraf atau Cara)
- The plane hasn't landed yet as far as I know
- Men will reap as they sow
i. Time (Waktu)
- You can sit on my seat while I stand
- I will be around you as long as I live
CATATAN TAMBAHAN
- Conjunctions secara normal tidak akan pernah menimbulkan kesalahan serius, namun penulis kadangkala bingung untuk menempatkan koma sebelum Conjunction. Tidak ada peraturan yang mengatur tentang itu seperti "Jangan letakkan koma sebelum "and", dll.
- Peraturannya adalah jangan letakkan koma sebelum Conjunction ketika conjunction tersebut berada sebelum unsur kalimat terakhir dalam sebuah urutan yang sederhana.
Contoh:
- She went to the shop for
eggs, milk and butter. (BENAR)
(tidak perlu ada koma sebelum "and") - It is a large but
friendly dog. (BENAR)
(Ini adalah sebuah urutan untuk "dog". tidak perlu ada koma sebelum "but".) - Jamie, Adam and Lee
arranged to meet at The Bull. (BENAR)
(Urutan Orang; tidak perlu ada koma sebelum "and") - Carl, David, and Sarah
were all witnesses. (SALAH)
(Urutan Orang; tidak perlu ada koma sebelum "and")
- Namun, pada waktu tertentu, mungkin akan lebih tepat kita menggunakan koma dengan Conjunction pada sebuah urutan yang bersifat sederhana. Hal ini mungkin bertujuan untuk menghindarkan kebingungan orang lain dan membuat agar susunan nampak lebih rapi.
Contoh:
- The news will be shown
after Dangermouse, and Rug Rats.
(Orang lain tidak dapat memikirkan bahwa "Dangermouse and Rug Rats" adalah sebuah acara TV.) - The train will stop at
Watford, Harrow, Pinner, Watford, and
Bushey.
("Watford and Bushey" bisa saja merupakan 1 tempat, seperti "Bath and Wells".) - The emblem is an
amalgamation of the British and Irish flags, the Stars and Stripes, and
the Hammer and Sickle.
(Kata "and" muncul berulang kali pada contoh ini. Koma sebelum "and" memudahkan pembaca untuk mengerti maksud kalimat tersebut.)
CATATAN:
MEMULAI KALIMAT DENGAN CONJUNCTION
Dulu, ada sebuah pelajaran bahwa kalimat itu tidak boleh dimulai dengan sebuah kata sambung (Conjunction). Tetapi sekarang hal itu boleh-boleh saja dilakukan.
MEMULAI KALIMAT DENGAN CONJUNCTION
Dulu, ada sebuah pelajaran bahwa kalimat itu tidak boleh dimulai dengan sebuah kata sambung (Conjunction). Tetapi sekarang hal itu boleh-boleh saja dilakukan.
- I was certain he did it for the money. But, having read his diary, I have a new theory.
Yang paling sering berada di awal kalimat
adalah "And" dan "But" dan diikuti dengan koma. Namun
pemakaiannya jangan terlalu sering.
CONJUNCTION DENGAN KOMA
Ketika 2 kalimat sederhana disambungkan dengan sebuah Conjunction, harus diawali dengan koma.
Contoh:
CONJUNCTION DENGAN KOMA
Ketika 2 kalimat sederhana disambungkan dengan sebuah Conjunction, harus diawali dengan koma.
Contoh:
- Our team was given 2 minutes' notice, but theirs had been training for weeks. (BENAR)
- I have spoken to Sarah, and she has confirmed the delivery date. (BENAR)
- I have spoken to Sarah, and confirmed the delivery date. (SALAH)
- We eventually found the cave, but Jack was not there. (BENAR)
- We built the hut in an hour and then painted it. (BENAR)
CATATAN
KALIMAT MAJEMUK ?
Conjunction yang menggabungkan 2 bagian kalimat majemuk harus diawali dengan koma.
KALIMAT MAJEMUK ?
Conjunction yang menggabungkan 2 bagian kalimat majemuk harus diawali dengan koma.
- I love milk. ( Kalimat Normal)
- I cannot drink it when it is warm.(Kalimat Normal)
- I love milk, but I cannot drink it when it is warm. (Kalimat Majemuk)
CONJUNCTION DAN TITIK KOMA (;)
Ketika sebuah kata sambung menggabungkan kalimat, maka harus didahului dengan koma. Tetapi jika salah satu atau kedua kalimat tersebut sudah mengandung/ memiliki koma di dalamnya, maka gunakan titik koma sebagai pengganti koma sebelum Conjunction yang kita pakai.
Contoh:
Ketika sebuah kata sambung menggabungkan kalimat, maka harus didahului dengan koma. Tetapi jika salah satu atau kedua kalimat tersebut sudah mengandung/ memiliki koma di dalamnya, maka gunakan titik koma sebagai pengganti koma sebelum Conjunction yang kita pakai.
Contoh:
- In the '60s, there were dozens of buzzards along the 7-mile trek; but, due to the decline in vermin, only 2 adults live in the area at present.
- Mark, Dawn and Sally adore boiled spare ribs; but Julia, a staunch vegetarian, leaves the room when they are on the menu.
Sabtu, 19 Oktober 2013
NARRATIVE TEXT
A. Pengertian Narrative Text
Disebutkan bahwa A narrative text is an imaginative story to entertain people (teks narasi adalah cerita imaginatif yang bertujuan menghibur orang).
Disebutkan bahwa A narrative text is an imaginative story to entertain people (teks narasi adalah cerita imaginatif yang bertujuan menghibur orang).
Jika melihat pada kamus bahasa Inggris, secara harfiah narrative bermakna (1)
a spoken or written account of connected events; a story. (2) the
narrated part of a literary work, as distinct from dialogue. (3) the
practice or art of narration.
(Narrative
bermakna : 1. sebuah cerita baik terucap atau tertulis tentang
peristiwa-peristiwa yang berhubungan. 2. bagian yang diceritakan dalam
sebuah karya sastra, berbeda dengan dialog. 3. Praktik atau seni
bercerita).
Jika disimpulkan, maka sebuah narrative text adalah teks yang berisi sebuah cerita baik tertulis ataupun tidak tertulis dan terdapat rangkaian peristiwa yang saling terhubung.
Jika disimpulkan, maka sebuah narrative text adalah teks yang berisi sebuah cerita baik tertulis ataupun tidak tertulis dan terdapat rangkaian peristiwa yang saling terhubung.
B. Tujuan Komunikatif Narrative Text
Tujuan Komunikatif Narrative Text seperti yang dijelaskan di atas adalah untuk menghibur pendengar atau pembaca tentang suatu kisah atau cerita masa lampau yang bertalian dengan pengalaman nyata, khayal atau peristiwa-peristiwa pelik yang mengarah ke suatu krisis, yang pada akhirnya menemukan suatu penyelesaian.
Tujuan Komunikatif Narrative Text seperti yang dijelaskan di atas adalah untuk menghibur pendengar atau pembaca tentang suatu kisah atau cerita masa lampau yang bertalian dengan pengalaman nyata, khayal atau peristiwa-peristiwa pelik yang mengarah ke suatu krisis, yang pada akhirnya menemukan suatu penyelesaian.
C. Generic Structure Narrative Text
Setiap jenis teks bahasa Inggris (genre) memiliki struktur teks-nya sendiri-sendiri. Struktur dari Narrative Text terdiri dari tiga bagian yaitu :
Setiap jenis teks bahasa Inggris (genre) memiliki struktur teks-nya sendiri-sendiri. Struktur dari Narrative Text terdiri dari tiga bagian yaitu :
1. Orientation
Pada bagian Orientation atau pengenalan berisi tentang pengenalan tokoh dalam cerita serta waktu dan tempat kejadiannya.
2. Complication
Pada bagian Complication berisi tentang gambaran munculnya krisis atau masalah yang di alami oleh tokoh pada cerita tersebut yang harus dipecahkan.
3. Resolution
Pada bagian Resolution berisi tentang bagaiman tokoh dari cerita tersebut memecahkan masalah yang ada pada bagian Complication. Biasanya terdapat lebih dari satu Resolution untuk satu Complication.Pada beberapa referensi tentang Narrative Text, terdapat tambahan generic structure pada Narrative Text, yaitu penambahan Coda setelah Resoultion. Jadi susunan Narrative text adalah Orientiation, Complication, Resolution dan Coda.
Coda adalah bagian terakhir dari structure Narrative Text yang berisi perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran yang dapat dipetik dari cerita tersebut.
D. Ciri Kebahasan Narrative Text
Pada Narrative Text, terdapat beberapa ciri-ciri antara lain sebagai berikut :
- Mengunakan Action Verb dalam bentuk Past Tense. Misalnya : Climbed, Turned, Brought, dsb.
- Menggunakan Nouns tertentu sebagai kata ganti orang, hewan dan benda tertentu dalam cerita. Misalnya : the king, the queen, dsb.
- Menggunakan Adjectives yang membentuk noun phrase. Misalnya : long black hair, two red apples, dsb.
- Menggunakan Time Connectives dan Conjunctions untuk mengurutkan kejadian-kejadian. Misalnya : then, before, after, soon, dsb.
- Menggunakan Adverbs dan Adverbial Phrase untuk menunjukkan lokasi kejadian atau peristiwa. Misalnya : here, in the mountain, happily ever after, dsb.
TIMUN MAS
Orientation
|
Long long time ago, there was a farmer
couple. They were staying in a village near a forest. They lived happily.
|
Complication 1
|
Unfortunately, they hadn’t had any
children yet.
|
Resolution 1
|
Every day they prayed to God for a
child. One day a giant passed their home. He heard what they were praying.
Then the giant gave them a cucumber seed.
"Plant this seed, then you’ll get a
daughter,” said the giant. “Thank you, Giant,” said the couple. “But in one
condition, in her 17-th birthday, you must give her to me,” said the Giant.
The couple wanted a child so much that they agreed without thinking first.
Then the couple planted the cucumber
seed. Each day they took care the growing plant so carefully. Months later, a
golden cucumber grew from the plant. The cucumber was getting heavier and
bigger each day. When it was ripe, they picked it. Carefully they cut out the
cucumber and how surprised were they when they found a beautiful baby inside.
They were so happy. They named the baby Timun Mas, or Golden Cucumber.
|
Complication 2
|
Years were passing by and Timun Mas had
grown into a beautiful girl. Her parents were very proud of her. But their
happiness turned to fear when her 17th birthday came. The giant returned to
ask for their promise. He was going to take Timun Mas away.
|
Resolution 2
|
The farmer tried to be calm. “Just a moment,
please. Timun Mas is playing. My wife will call her,” he said. Then the
farmer came to his daughter. “My child, take this,” as he was giving her a
little bag to Timun Mas. “This will help you from the giant. Now, run as fast
as you can,” he ordered. So Timun Mas ran away.
|
Complication 3
|
The couple was very sad about her
leaving. But they didn’t want the giant to eat Timun Mas. Meanwhile, the
giant had been waiting for too long. He became impatient. Somehow he knew
that the couple had lied to him. So he destroyed their house and ran for
Timun Mas.
The giant was chasing Timun Mas and he
was getting closer and closer. Timun Mas then took a handful of salt from her
little bag. She spread out the salt behind her. Suddenly a wide sea appeared
between them. The giant had to swim to reach her
|
Resolution 3
|
Timun Mas was still running, but now the
giant almost caught her. Then she took some chilly and threw them to the
giant. The chilly suddenly grew into some trees and trapped the giant. The
trees grew some thorns as sharp as a knife. The giant screamed painfully. At
the mean time, Timun Mas could escape again.
|
Complication 4
|
But the giant was very strong.
Again he almost caught Timun Mas. So Timun Mas took the third magic stuff,
the cucumber seeds. She threw the seeds and suddenly they became a wide
cucumber field. The giant was very tired and hungry so he ate those fresh
cucumbers. He ate too much that he felt sleepy and fell asleep soon.
|
Resolution 4
|
Timun Mas kept on running as
fast as she could. But soon she was very tired herself. To make things worse,
the giant had woken up! Timun Mas was so scared. Desperately she then threw
her last weapon, terasi (a kind of shrimp pasta). IT did a miracle again. The
pasta became a big swamp. The giant fell into it but his hands almost reached
Timun Mas. Suddenly the lake pulled him to the bottom. The giant panicked and
he couldn’t breathe. At last he was drown.
|
Re-orientation
|
Timun Mas was very relieved. She was
safe now. Then she returned to her parents’ house. Her parents were of course
very happy to see their daughter safe and sound. “Thanks God. You have saved
my daughter,” they cried happily. From then on, Timun Mas lived happily with
her parents with no fear anymore.
|
(Taken
from : Kumpulan Cerita: Mahayana: 2005)
Cara membaca kata kerja berakhiran "ed"
CARA MEMBACA
KATA KERJA BERAKHIRAN "ED"
Bentuk Kata
Kerja Past dan Past Participle untuk Regular Verbs selalu
diakhiri dengan "ed". Banyak orang yang salah membaca
kata-kata kerja yang berakhiran "-ed". Setidaknya ada 3 (tiga)
cara membaca akhiran tersebut, tergantung dari bunyi akhir Kata Kerja dasarnya.
1. Bunyi "id".
Bunyi
"id" dipakai apabila bunyi akhir suatu kata kerja adalah
"t" atau "d" seperti pada contoh kata di bawah ini:
- want + ed = wantid
- need + ed = needid
2.
Bunyi "t"
Bunyi "t" dipakai apabila
bunyi akhir suatu kata kerja adalah bunyi "Voiceless" seperti
contoh kata di bawah ini:
- watch + ed = watcht
- kiss + ed = kisst
3.
Bunyi "d"
Bunyi "d" dipakai apabila
bunyi akhir suatu kata kerja adalah bunyi "Voiced" seperti
contoh kata di bawah ini:
- Name + ed = Named
- Turn + ed = Turnd
Dalam Bahasa
Inggris, persentase bunyi di atas adalah:
- 80% kata kerja berakhiran bunyi "t" dan "d"
- 20% kata kerja berakhiran bunyi "id".
Jumat, 18 Oktober 2013
Tenses
TENSES
Bentuk waktu dalam bahasa
Tenses
merupakan hal yang paling mendasar dalam belajar Bahasa Inggris. Tenses
merupakan bentuk waktu yang menjelaskan kapan suatu perbuatan, peristiwa atau
situasi berlangsung atau dikerjakan. Jika kita tidak mengenal Tenses, tentu
saja makna pembicaraan kita akan sangat sulit dimengerti orang lain.
Belajar
Tenses dianggap orang sangat sulit untuk dipelajari. Jangankan nama-nama
Tenses, banyaknya Tenses pun banyak orang yang tidak mengetahuinya. Padahal
sangat gampang.
Yang
perlu kita perhatikan dan ingat, hanya urutan dan Rumus Umum Tenses seperti di
bawah ini:
Tenses
sebenarnya memiliki pengertian bentuk kata kerja yang menunjukan perubahan
waktu. Maksudnya, keterangan waktu yang berbeda dapat mempengaruhi bentuk kata
kerja yang digunakan dalam suatu kalimat.
Jadi tenses
dapat di artikan sebagai perubahan bentuk kata kerja dalam suatu kalimatyang
disebabkan karena perubahan bentuk waktu atau keterangan waktunya.
Dalam bahasa
iggsis kita mengenal empat kelompok utama dari tenses yang kemudian membentuk
16 (enam belas) bentuk waktu.
Urutan Tense adalah sbb:
1. Simple
2. Continuous
3. Perfect
4. Perfect Continuous
Rumus Umum Tense adalah:
-
Present :
Kata Kerja Bentuk I
-
Past :
Kata kerja Bentuk II
-
Perfect :
Kata Kerja Bentuk III, namun di depannya pasti ada have, has, atau had
-
Future :
Kata Kerja Bentuk I, namun di depannya pasti ada will/shall, would/should
-
Continuous :
Kata Kerja bentuk I ditambah ing. Namun, di depannya pasti ada to be; is, am,
are, was, were, be, atau been
Tense Secara Umum adalah sbb:
1) Present
a) Present
Simple Tense
b) Present
Continuous Tense
c) Present
Perfect Tense
d) Present
Perfect Continuous Tense
2) Past
a) Past
Simple Tense
b) Past
Continuous Tense
c) Past
Perfect Tense
d) Past
Perfect Continuous Tense
3) Future
a) Future
Simple Tense
b) Future
Continuous Tense
c) Future
Perfect Tense
d) Future
Perfect Continuous Tense
4) Past
Future
a) Past
Future Simple Tense
b) Past
Future Continuous Tense
c) Past
Future Perfect Tense
d) Past
Future Perfect Continuous Tense
JADI 4 X 4 = 16 TENSES
Rumus Umum Tense adalah sbb:
- Present Simple Tense = S + V1 + dll
- Present Continuous Tense = S + is, am, are + V-ing + dll
- Present Perfect Tense = S + have,has + V3 + dll
- Present Perfect Continuous Tense = S + have, has + been + V-ing + dll
- Past Simple Tense = S + V2 + dll
- Past Continuous Tense = S + was, were + V-ing + dll
- Past Perfect Tense = S + had + V3 + dll
- Past Perfect Continuous Tense = S + had + been + V-ing + dll
- Future Simple Tense = S + will + V1 + dll
- Future Continuous Tense = S + will + be + V-ing + dll
- Future Perfect Tense = S + will + have + V3 + dll
- Future Perfect Continuous Tense = S + will + have + been + V-ing + dll
- Past Future Simple Tense = S + would + V1 + dll
- Past Future Continuous Tense = S + would + be + V-ing + dll
- Past Future Perfect Tense = S + would + have + V3 + dll
- Past Future Perfect Continuous Tense = S + would + have + been + V-ing + dll
Berikut ini contoh Tense dalam
kalimat:
Present Simple Tense = I study English
Present Continuous Tense = I am studying
English
Present Perfect Tense = I have studied
English
Present Perfect Continuous Tense = I have
been studying English
Past Simple Tense = I studied English
Past Continuous Tense = I was studying
English
Past Perfect Tense = I had studied English
Past
Perfect Continuous Tense = I had been studying English
Future Simple Tense = I will study English
Future Continuous Tense = I will be
studying English
Future Perfect Tense = I will have studied
English
Future Perfect Continuous Tense = I will
have been studying English
Past Future Simple Tense = I would study
English
Past Future Continuous Tense = I would be
studying English
Past Future Perfect Tense = I would have
studied English
Past Future Perfect Continuous Tense = I
would have been studying English
- PRESNENT TENSE
1. Simple Present
Tense ( Bentuk waktu sekarang kebiasaan atau kenyataan)
Simple
present adalah bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan
atau kegiatan yang berlangsung atau terjadi pada waktu sekarang dalam bentuk
sederhana, atau kegiatan atau kegiatan yang dilakukan berulang-ulang, atau
kebiasaan sehari-hari, atau peristiwa atau perbuatan yang tidak ada kaitannya
dengan waktu.
- Kalimat Verbal
1. Pola kalimat perbal positif
yang digunakan adalah:
Untuk subjek I, You, We, They :
|
Subjek + infinitive (Verb1)
|
Untuk subjek He, She, It :
|
Subjek + infinitive (Verb1) +
s/es
|
Keterangan :
Infinitive (kata kerja dasar) atau juga di sebut kata kerja
bantu pertama (verb1)
Contoh :
-
I read newspaper every morning (saya membaca koran
setiap hari)
-
He works hard every day (dia bekerja keras setiap hari)
-
They visit their uncle every Sunday (mereka mengunjungi
pamannya setiap hari minggu)
Aturan yang harus diperhatikan pada saat penambahan s/es
padakata kerja dasar (infinitive) adalah sebagai berikut:
1. pada umumnya kata kerjanya (infinitive) langsung ditambah
dengan akhiran “s”
-
set - sets = tebenam
-
shine - shines = bersinar
-
bark - barks = menggonggong
-
eat - eats = makan
-
read - reads = membaca
-
help - helps = menolong
-
speak - speaks = berbicara
-
sing - sings = menyanyi
-
work - works = bekerja
-
write - wries = menulis
2. kata kerja berakhirankata kerja (infinitive) yang
berakhiran dengan huruf “ch, o, s, sh, x, z” ditambah akhiran “-es”
Contoh :
-
kiss - kisses = mencium
-
go - goes = pergi
-
do - does = mengerjakan
-
reach - reaches = menjangkau
-
discuss - discusses = mendiskusikan
-
wish - wishes = mengharapkan
-
teach - teaches = mengajar
-
finish - finishes = menyelesaikan
-
fix - fixes =
memperbaiki
-
pass - passes = melewati
3. kata kerja berakhirankata kerja (infinitive) yang
berakhiran dengan huruf “-y” dan didahului oleh huruf mati (konsonan), maka
akhiran “-y” diubah menjadi “-/” kemudian ditambah “-es”.
-
fly - flies =
terbang
-
cry - cries =
menangis
-
reply - replies = menjawab
-
carry - carries = membawa
-
study - studies = belajar
-
try - tries =
berusaha
-
4. kata kerja berakhirankata kerja (infinitive) yang
berakhiran dengan huruf “-y” yang diawali oleh huruf hidup (vocal), cukup
ditambah dengan akhiran “-s” saja.
-
lay - lay =
berbaring
-
play - plays =
bermain
-
buy - buys =
membeli
-
say - says =
berkata
5. apa bila kata kerja (infinitive) diawali oleh kata kerja
Bantu, maka tidak perlu di tambahan akhiran “-s/-es”.
-
must close =
harus cukup
-
can read =
dapat membaca
-
can open =
dapat membuka
-
must work =
harus bekerja
2. pola kalimat verbal negative yang digunakan adalah :
Untuk subjek I, You, We, They :
|
Subjek + do + not + infinitive
(Verb1)
|
Untuk subjek He, She, It :
|
Subjek + does + not + infinitive
(Verb1)
|
Keterangan : untuk membuat kalimat verbal negative harus
ditambahkan “do/does + not “ yang
diletakan sebelumkata kerja (infinitive).
“do” digunakan bila subjeknya they, we, I, you.
“does” digunakan bila subjeknya he, she, it.
Dalm bentuk kalimat verbal negative ini, tambahan s/es
dihilangkan.
Contoh :
-
I do nt read a newspaper every morning (saya tidak
membaca Koran setiap pagi)
-
He does not work hard everyday (dia tidak bekerja
setiap hari)
-
They do not visited their uncle every Sunday (mere
tidak mengunjungi pamanya setiap hari minggu)
3. pola kalimat verbal Tanya yang digunawan adalah :
Untuk subjek I, You, We, They :
|
do + Subjek + infinitive
(Verb1)
|
Untuk subjek He, She, It :
|
does + Subjek + infinitive
(Verb1)
|
Keterngan :
Kalimat verbal Tanya dibentuk dengan meletakan do/does
diawal kaliamt penambah “s/es” pada kata kerja (infinitive) juga dihilangkan
(tidak diperlukan).
Contoh :
-
do I read newspaper every morning? (apakah saya membaca
Koran setiap pagi?)
-
does he work hard everyday ? (apakah dia bekerja keras
setiap hari)
-
do they visit their uncle every Sunday ? (apakah mereja
mengunjungi pamannya setiap hari minggu?
Jawaban yang diperlukan untuk pertanyaan di atas hanya
jawaban yes… dan no….saja.
Contoh :
-
do they visit their uncle every Sunday? (apoakah mereka
mengunjungi pamannya setiap hari minggu?)
jawab :
yes they do. = yes
no they don’t = tidak
-
does he work hard everyday? (apakah dia bekerhja keras
setiap hari)
jawab :
yes, he does = yes
no, he doesn’t = tidak
Apabila dalam kalimat verbal
Tanya digunakan bersama kata Tanya (question word) atau dapat juga disebut
sebagai interrogative pronoun (kata ganti Tanya) seperti what (apa), where
(dimana), when (kapan), who (siapa), how (bagaimana), why (kenapa), which (yang
mana) maka susunan pola kalimat verbalk yang digunakan adalah:
1. Apa bila kata tanya (question word) yang digunakan tidak
menanyakan subject, misalnya Where, What, When, Why, Which, How dapat digunakan
pola :
|
Question Word + do + subject + infinitive? ( untuk subject
I, You, We, They)
|
|
Question Word + does + subject + infinitive? ( untuk
subject He, She, It)
|
Contoh :
-
What does she teach you? (apa yang dia ajarkan
kepadamu)
-
Where do you live? (dimana kamu tinggal)
Jawaban untuk pertanyaan yang
menggunakaan kata tanya (question word) tidak dapat menggunakaan Yes atau No
saja tetapi harus menjelaskan sesuai dengan apa yang ditanyakan oleh kata tanya
tersebut
Langganan:
Postingan (Atom)

